Selasa, September 23, 2008

Material Safety Data Sheet

Material Safety Data Sheet lebih dikenal dengan singkatan MSDS merupakan sebuah dokumen yang berisi tentang informasi kandungan fisik dan kimia sebuah produk. MSDS dipersiapkan oleh produsen dan selalu (seharusnya) disertakan di dalam setiap kemasan bahan dan produk finishing.

MSDS memuat informasi tentang kandungan bahan kimia yang berbahaya di dalam bahan finishing. Setiap produsen diharuskan menyediakan MSDS dengan informasi yang benar dan akurat. Lebih dari itu MSDS juga berisi tentang petunjuk keselamatan dan kesehatan kerja dalam hubungannya dengan bahan kimia tersebut.

Membaca MSDS

Tidak terdapat aturan khusus tentang format/layout dokumen MSDS, akan tetapi isi dari setiap MSDS memiliki kandungan yang sebagian besar sama. Yang jelas judul merupakan nama dari bahan kimia dan 'julukan' bahan tersebut, yang biasanya nama ini diberikan oleh produsen cat.

Bagian 1 - Supplier's Information

Nama, alamat, dan nomor telepon pabrik yang memproduksi.
Tanggal MSDS dibuat

Bagian 2 - Hazardous Ingredients/Komposisi

Nama kimia bahan finishing termasuk prosentase dan volume per liter
Batas kandungan maksimal yang diijinkan (batas berbahaya) dalam hubungannya kontak dengan tubuh manusia sesuai dengan standar internasional (umumnya ANSI atau OHSA)
*)Komposisi yang detail (tepat) biasanya tidak akan ditulis di MSDS mengingat hal ini merupakan 'bumbu rahasia' bagi produsen bahan finishing. Akan tetapi bahan yang secara umum digunakan harus dicantumkan.

Bagian 3 - Physical/Chemical Characteristics

Informasi tentang titik didih dan/atau suhu maksimal untuk bahan tersebut mencair
Rasio penguapan atau menyublim atau pengaruhnya terhadap kondisi sekitarnya.
*) Bagian ini akan menunjukkan kepada anda batas atau saat material tersebut bisa berubah bentuk (mencair, menyublim atau membeku)

Bagian 4 - Fire & Explotion Hazard

Batas maksimal bahan tersebut mampu memercikkan api.
Sifat bahan terhadap api dan ledakan.
Bagian ini akan menunjukkan kepada kita seberapa besar resiko bahan kimia tersebut terhadap api dan resiko kebakaran sehingga kita bisa mengantisipasi jarak aman api terhadap bahan finishing.

Bagian 5 - Reactivity Data

Berisi tentang reaksi bahan kimia (finishing) apabila tercampur dengan bahan lain seperti air, minyak, udara atau bahan kimia lain.
Menjelaskan situasi dan kondisi apa yang harus dihindari untuk mencegah resiko reaksi bahan tersebut.

Bagian 6 - Health Hazard (Bahaya Kesehatan)

Menjelaskan berbagai cara bahan kimia bisa memasuki tubuh manusia (pengguna) misalnya dengan cara penyerapan melalui kulit, pernafasan dan lainnya.
Informasi tentang gejala dan akibat terhadap kesehatan apabila tubuh kita terjadi kontak dengan bahan tersebut.
Alergi yang mungkin ditimbulkan (iritasi kulit, mata dan lainnya).
Menjelaskan tata cara penyelamatan apabila terjadi kontaminasi.

Bagian 7 - Precautions

Instruksi yang benar tentang tata cara menggunakan bahan kimia tersebut dan cara pembuangannya.
Penjelasan mengenai hal-hal yang perlu dilakukan apabila bejana penyimpan bahan kimia bocor atau menguap.

Bagian 8 - Control Measures

Informasi tentang daftar alat bantu dan pelindung yang perlu pada saat pemakaian bahan kimia tersebut.
Cara praktis untuk tetap bekerja secara higienis dengan bahan kimia.

Maintenance

Agar kesehatan dan keselamatan kerja terutama di departemen finishing senantiasa terjada sebaiknya lakukan dan terapkan hal-hal berikut dalam hubungannya dengan MSDS.1. Pastikan SEMUA bahan kimia di dalam pabrik dilengkapi dengan MSDS2. Berikan pelatihan kepada petugas di lapangan tentang MSDS dan perawatannya, khususnya ketika membeli bahan kimia tipe baru.3. Selalu letakkan MSD di dalam gudang bahan finishing sehingga mudah dijangkau oleh setiap orang yang bekerja di dalamnya.4. Sediakan selalu MSDS yang paling UPDATED.5. Ikuti petunjuk penyediaan alat keselamatan pribadi dan sediakan senantiasa PPE (Personal Protective Equipment) di area bahan kimia.

ref: Clarion Univ

Tidak ada komentar: